Kamis, 29 Agustus 2019







RQ MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA ANAK YATIM DAN JANDA MISKIN

Minggu, 25 Agustus 2019



SMP RQ MELAKUKAN EXSHOOL MEMANAH

Kamis, 22 Agustus 2019

Takbiran 1440H Anak-anak Panti RQ

Takbiran 1440H Anak-anak Panti RQ


Keutamaan Menyantuni Anak Yatim
KEUTAMAAN MENYANTUNI ANAK YATIM
Oleh
Ustadz Abdullah bin Taslim al-Buthoni, MA
عَنْ سَهْلِ بَْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.[HR al-Bukhari no. 4998 dan 5659]
Hadits yang agung ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang meyantuni anak yatim, sehingga imam al-Bukhari rahimahullah mencantumkannya dalam bab: Keutamaan Orang Yang Mengasuh Anak Yatim.
Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits ini:
• Makna hadits ini: orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam [1].
• Arti “menanggung anak yatim” adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar [2].
• Yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa [3].
• Keutamaan dalam hadits ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim dari harta orang itu sendiri atau harta anak yatim tersebut jika orang itu benar-benar yang mendapat kepercayaan untuk itu [4].
• Demikian pula, keutamaan ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim yang punya hubungan keluarga dengannya atau anak yatim yang sama sekali tidak punya hubungan keluarga dengannya [5].
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan mengasuh anak yatim, yang ini sering terjadi dalam kasus “anak angkat”, karena ketidakpahaman sebagian dari kaum muslimin terhadap hukum-hukum dalam syariat Islam, di antaranya:
1. Larangan menisbatkan anak angkat/anak asuh kepada selain ayah kandungnya, berdasarkan firman Allah:
ادْعُوهُمْ لِآَبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ فَإِنْ لَمْ تَعْلَمُوا آَبَاءَهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ فِي الدِّينِ وَمَوَالِيكُمْ
“Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak (kandung) mereka; itulah yang lebih adil di sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu” [al-Ahzaab/33: 5].
2. Anak angkat (anak asuh) tidak berhak mendapatkan warisan dari orang tua yang mengasuhnya, berbeda dengan kebiasaan di zaman Jahiliyah yang menganggap anak angkat seperti anak kandung yang berhak mendapatkan warisan ketika orang tua angkatnya meninggal dunia[6].
3. Anak angkat (anak asuh) bukanlah mahram[7], sehingga wajib bagi orang tua yang mengasuhnya maupun anak-anak kandung mereka untuk memakai hijab yang menutupi aurat di depan anak tersebut, sebagaimana ketika mereka di depan orang lain yang bukan mahram, berbeda dengan kebiasaan di masa Jahiliyah.

KEUTAMAAN MENYANTUNI ANAK YATIM

TK TAHFIDZ AL-QUR'AN RQ BELAJAR MEMANAH

TK RQ BELAJAR MEMANAH

Senin, 19 Agustus 2019


Serah Terima Tolibah Smp Tahfidz Putri RQ 2019

Sabtu, 17 Agustus 2019

Alhamdulillah di RQ bisa berqurban 4 sapi dan 8 ekor kambing, jazakumullah khayr team dan donatur.

PELAKSAAN QURBAN RQ BATAM 1440H


APAPUN KEADAAN KITA "BERSYUKURLAH"
Oleh : Ardiansyah Abu Hilyah
           Johor Bahru Malaysia 26 -04-2019
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم ، فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم
“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.” (HR.Bukhori Muslim)
Syukur Arti sederhananya adalah berterima kasih atau memberikan pujian kepada allah swt dengan cara taat kepadanya, tunduk dan berserah diri hanya kepadanya,menjauhi dosa maksiat kepadanya serta menerima apapun pemberiannya.
Allah Ta alla Juga Memerintahkan Kita Agar senantiasa bersyukur :
يا أيها الذين آمنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم واشكروا لله إن كنتم إياه تعبدون
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah” (QS. Al Baqarah: 172).
Begitu baiknya Allah kepada kita,andai kita duduk sejenak berpikir maka tak ada jalan untuk kufur nimatNYA,liatlah semua telah tersedia buat kita hamba hamba Allah,jangan bersedih,tak usah mengeluh,hadapi masalah dengan optimis bersama Allah,tersenyumlah karena kurunia Allah bersama kita selalu dan katakanlah dalam setiap detik kita ALHAMDULILLAH.
Sifat Syukur adalah sifat yang mulia,dia adalah sifatnya Allah,dia juga sifatnya para nabi,para rosul dan dia adalah sifat hamba yang terpilih .
1.Bersyukur Menambah kenikmatan
Allah Ta alla berfirman :
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah) ketika Rabbmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih ( QS.Ibrohim :7 )
Bayangkan ada seseorang yang sengsara,mata buta,bisu tuli,lumpuh dan tak ada tangan,sebatang kara namun andai dia  bersyukur dialah orang yang paling bahagia kenapa?? Karena Allah ada di hatinya,karena Allah akan mencukupinya.
lalu bagaimana kita? yang serba berkecukupan maka kita lebih pantas lagi "BERSYUKUR"
2.Bersyukur Itu Obat Dari Segala Penyakit
Orang yang bersyukur tidak mudah kacau,galau,futur,hatinya sejuk penuh ketenangan,dia sadar betul semuanya hanya dari Allah maka jauhlah dari hatinya penyakit iri,dengki hasad,sombong dan ingat !!! penyakit itu sumber datangnya dari hati
Nabi Kita Bersabda :
أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ
“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati  (HR. Bukhari Muslim )
3.Bersyukur Adalah Bagian Dari Puncak Iman
Pada suatu malam Ibunda kaum mu'minin Aisyah Rodiallah Anha melihat nabi sedang sholat begitu khusu kemudian Aisyah tidur kembali,bangun sejenak dari tidur masih melihat nabi sedang berdiri sholat begitu keadaannya sampai menjelang subuh,Aisyah berkata : YA ROSULULLAH kenapa engkau sedemikian rupa dalam ibadahmu padahal engkau adalah kekasih Allah yang di ampuni dosa sebelum dan dosa yang akan datang,Aisyah bertanya,Rosulullah Menjawab :  " AKU INGIN MENJADI HAMBA YANG BERSYUKUR ATAS SEGALA KARUNIANYA"
4.Bersyukur Lawannya Adalah Kufur Dan Sombong
Kita bisa mengambil pelajaran orang orang yang kufur ni'mat,yang angkuh dan sombong atas karunia yang di berikan Allah padanya akhirnya hidupnya berakhir tragis dan tercela.
Firaun seorang raja yang kufur maka mati mengenaskan,Qorun Saudagar Jutawan mati di telan bumi dengan hartanya karna kekufurannya dalam surat Al qolam ada sekelompok petani yang kaya yang akan memanen kebunnya namun lupa bersyukur kepada Allah,bakhil kepada manusia akhirnya Allah hancurkan seluruh ladangnya.
" Ingatlah Saudaraku Kita Milik Allah Akan Kembali Kepada Allah

APAPUN KEADAAN KITA "BERSYUKURLAH"

 
Pesantren Royatul Qur'an © 2017 - Designed by Templateism.com | Distributed By Blogger Templates